Selasa, 09 Desember 2008

DOAKU DALAM KEHIDUPAN


"Untung kaki ini Tuhan yang menciptakan, seandainya manusia yang membuat kaki ini pasti udah protol (lepas-lepas)", begitu kata sahabatku disuatu hari.
Terkadang kaki ini memang begitu rapuh, meminjak tanah pun tak kaut. Badan ini menjadi lemas, berjalan pun sempoyongan. Tapi hati ini masih "keras", keinginan dan harapan untuk hari esuk yang lebih baik masih ada. Itu yang membuat kaki ini masih bisa melangkah, menapaki jalan aspal yang hitam. Kehidupan mengajarkan banyak permasalahan. Satu filosofi dalam hidupku "Kehidupan bagai roda yang berputar, memerlukan dua kaki yang kuat untuk mengayuhnya, agar hidup terus berjalan".....Karena itu pula aku masih disini!!!

Dunia menjanjikan kemewahaan yang menggiurkan, tapi untuk mencapainya tak semudah membalikkan telapak tangan. Dunia menjanjikan kegemerlapan yang menyilaukan, dimana bila cahayanya menembus mata bisa menjadi malapetaka. Terkadang benteng iman pun bisa runtuh........

Setiap hari aku lalui, walau kadang tak pasti, ada galau dalan diriku. Ada rasa bosan dalam setiap hari-hariku. Aku semakin terjebak dalam ketakutan diriku sendiri. Aku tak tahu apa yang akan. Aku jalani seperti air yang mengalir tanpa batas. Setiap pagi ada sebuah harapan, ada perubahan yang lebih baik. Dan aku sendiri tak tahu bahkan tak mengerti perubahan itu ada atau tidak dari diriku.

Aku merindukan kehidupan dan kedamaian alam bebas, seperti kupu-kupu dan burung-burung, yang bisa terbang bebas, hinggap dari satu pohon kepohon yang lain. Menjelajahi luas angkasa dan mengarungi samudera. Bersiul indah memecah keheingan hutan, menari-nari diatas tudung pepohonan yang rimbun dan mengngibaskan sayap-sayapnya yang elok. Udara yang segar bisa masuk hidung dan menembus paru-paru, hijau daun membersihkan pandangan mata, gemericik air sungai menambah energi, deru ombak dn semilir angin menyembuhkan hati yang luka, hijau daun dan kicau burung menjadi semangat hidup.

Ya Tuhan.....kaki ini tak mungkin sanggup berlari mengejar angin, langkah ini tak bisa secepat kilat cahaya, cucuran keringat ini tak mungkin sederas air hujan yang jatuh, dingin badan ini tak sedingin kutub es, panas hati ini tak sepanas gurun pasir.
Apa yang telah aku lakukan tak sebanding dengan apa yang Tuhan telah berikan kepadaku. Kehidupan dan kesombonganku ini mengingatkan aku akan keagungan Tuhan. Dan keegoisanku selama ini mengingatkanku akan betapa besar ciptaaan MU Tuhan.

Siapa aku???
Tak lebih hanya manusia yang menginginkan kenikmatan dunia sesaat, terkapang lupa, egois dan sombong. Yang selalu menangis saat ada masalah dan selalu tertawa saat senang.

Tapi aku yakin Tuhan......Engkau selalu ada dan tak akan membebani permasalahan melainkan sesuai dengan kesanggupanku. Engkau memberi pahala dari kebaikan dan siksa dari setiap kejahatan yang telah terbuat.
Ya Tuhan, jangan Engkau hukum aku jika aku lupa atau aku melakukan kesalahan. Ya Tuhan jangan Engkau bebani aku dengan beban berat. Ya Tuhan jangan Engkau pikulkan kepadaku apa yang tak sanggup aku memikulnya. Ampunilah aku dan rahmatilah aku. Engkaulah pelkindungku, maka tolonglah aku untuk bisa melewati kehidupan yang kejam ini, agar aku bisa selamat.

Pada akhirnya, air selalu mengalir kemuara, dan aku akan selalu kembali kepada Mu. Amin......

Kedamaian dan keheningan menjadi inspirasiku............

Tidak ada komentar: