Ya Tuhan….
Kau telah melewatkan usiaku lebih dari seperempat abad,
Kau telah memberikan nyawa yang tak sia – sia ,
Dan Kau telah menyertakan berkat disetiap langkah.
Ya Tuhan....
Aku sadari banyak hal dalam anganku yang tak tercapai,
Banyak hal dari mimpiku yang terlewatkan,
Banyak hal dari inginku yang tak terwujud,
Tapi......
Banyak hal yang tak pernah kusadari Kau berikan pada ku.
Ya Tuhan.....
Aku tahu, hari kemarin banyak hal yang tersia – sia, tak bermanfaat dan terabaikan, besuk aku hanya berharap menjadi bagian yang selalu bersyukur & bermanfaat biarpun orang lain tak menganggap manfaat itu.
Ya Tuhan......
Disini aku hanya berteman dengan bayangan ilusi, dan aku hanya bisa berharap semua menjadi nyata.
Ya Tuhan.....
Ada yang telah pergi tak berarti dan yang datang membawa harapan,
Ada yang telah melupakan tapi masih banyak yang merindukan,
Ada yang menghujat tapi masih ada yang bersimpati,
Ada yang tak peduli tapi masih ada yang prihatin......
Ya Tuhan.....
Lengkapkan semua asaku,
Hanyak tekad dan niat yang ada,
Tapi keberanian masih terkubur dalam relung,
Kuatkan keinginanku menjadi keberanian yang nyata,
Tanpa terbeban hubungan baik,
Biarlah kebaikan itu aku balas dengan kebaikan yang lain.
Ya Tuhan.....
Telah banyak hari yang telah ku lalui,
Telah banyak orang yang kutemui,
Telah banyak cerita yang kutulis,
Telah banyak kecewaan dan kebahagian silih berganti pergi,
Telah banyak harapan yang terpupuk,
Telah banyak mimpi yang terbagi,
Tapi tak akan ada air mata lagi untuk itu,
Harus aku akui keingan dalam hatiku, untuk menatap pagi dari kampungku yang dingin.
Terimaksih Tuhan ku, Kau telah tunjukkan warna sesungguhnya dari kehidupan didunia ini dan biarkan aku menjadi seperti ini.
Palangka, 19 April 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar