
Meski sama-sama hutan, antara hutan rimba yang masih perawan dengan budidaya manusia ternyata memiliki "kekuatan" berbeda dalam menangkal efek Global Warning. Hutan perawan diyakini terbaik dalam menangkal pemanasan Global, sebab temperatur alami yang masih terjaga di hutan yang belum terjamah tangan manusia itu memungkinkan tingginya kandungan karbondioksida hijau.
Berdasarkan hasil riset Australia nasional University (ANU) hutan perawan memiliki karbondioksida hijau 60 % lebih banyak daripada simpanan karbondiksida hutan industri. dengan demikian, potensi hutan perawan dalam menangkal dampak pemanasan global juga lebih tinggi.
Bagaimanapun Tangan Tuhan lebih kuasa daripada manusia. Tapi kenapa manusia banyak mengingkarinya???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar